Banyak Kenalan, Banyak Peluang

Gambar: shutterstock

Hal yang paling saya suka ketika terjun di dunia bisnis adalah ketika saya bisa bertemu dengan kenalan baru. Pertemuan awal biasanya hanya sebentar, tapi ceritanya bisa beda-beda. Ada yang hanya ngomong seadanya, tapi ada juga yang sedari awal kenal sudah curhat. Hehe.

Yang buat saya menarik adalah hal-hal yang terjadi setelahnya. Sebagai contoh, saya ketemu orang karena saya sedang menawarkan suatu produk properti. Setelah ngobrol beberapa lama, eh ternyata orang tersebut punya usaha kuliner. Kamipun ngobrol panjang lebar tentang bisnis di dunia kuliner. Propertinya jadi diambil? Belum tentu. Ada kemungkinan kerjasama di kuliner? Bisa jadi. Haruskah dijaga hubungan baik? Pasti.

Tidak ada yang tahu, kenalan baru kita tersebut bisa buka pintu rejeki yang mana. Kalau kita baca-baca soal otobiografi pesohor dunia, biasanya mereka sukses berkat campur tangan kenalannya. Contoh: Nicola Tesla dengan George Westinghouse (sumber), Steve Jobs dengan Bill Gates (sumber) dll.

Dulu saya pernah coba cari satu teman baru setiap hari, selama dua tahun. Tidak setiap hari sukses ketemu kenalan baru, memang, tapi hasilnya lumayan. Sekarang saya masih selalu coba cari kenalan baru, walaupun tidak bisa secepat kemarin.

Kesimpulannya, semakin banyak kenalan, semakin baik. Banyak teman, banyak rejeki. Seandainya Nicola Tesla tidak kenal dengan George Westinghouse, mungkin kita sekarang masih pakai arus searah (DC) untuk listrik rumahan. Seandainya Steve Jobs tidak kenal dengan Bill Gates, mungkin tidak akan ada Apple Watch.

Jadi, kenalan masih yang itu-itu saja? Ayo ditambah dong. 😀

Leave a Reply