Berbicara dengan yang Jarang Bicara

Gambar: msecnd.net

Salah satu hal yang paling saya suka sewaktu bertemu dengan orang lain adalah membedah pola pikirnya. Saya senang ngobrol ngalor-ngidul tanpa arah, sekedar supaya ingin tahu bagaimana reaksi lawan bicara saya terhadap setiap topik yang keluar. Untuk apa ini dilakukan? Untuk mempertajam pola pikir saya sendiri.

Buat yang sering melakukan ini, nanti akan terasa bahwa dari setiap orang, selalu ada yang bisa dipelajari. Kadang sedikit, kadang banyak, tapi selalu ada. Pola pikir tersebut mau dipakai atau tidak, ya tergantung kita masing-masing. 😀

Nah, orang-orang seperti apa yang paling menarik untuk diajak tukar pikiran? Menurut saya: orang yang introvert. Kenapa? Karena orang-orang tipikal begini adalah orang yang mulutnya sedikit bicara, tapi suara di dalam kepalanya seperti di pasar kaget. Berisik. Haha.

Orang introvert itu, umumnya punya pola pikir yang unik. Benar atau salah itu relatif ya, tapi yang pasti unik. Mereka biasanya punya konsep yang kuat di dalam kepalanya, hasil dari ‘ngelamun‘ setiap hari di kamar. Biasanya mereka tahu pasti apa yang mereka mau, tahu pasti apa yang mereka tuju.

Hanya memang, untuk membuat orang introvert bisa ngomong itu tidak gampang. Mereka nyaman dengan kesendirian mereka. Kalau kita terlalu mendesak, ujung-ujungnya mereka malah pergi. Jadi kalau saya berhasil buat orang introvert mau dan nyaman ngobrol dengan saya, buat saya itu luar biasa.

Memang dari yang saya pelajari, jauh lebih enak mendengar daripada ngobrol. Saya ngomong hanya kalau memang waktunya ngomong saja. Kalau tidak perlu, lebih baik mendengar. Ada ilmu yang masuk. Ada yang bisa dijadikan referensi. Nah dari orang introvert, biasanya referensinya banyak. Biasanya.

Gimana, mau coba? 😀

Leave a Reply