Si Hitam Nan Nikmat

Gambar: adamgault.co.uk

Sudah sekian lama saya jadi penikmat si hitam nan nikmat ini. Hampir tidak pernah absen sruput setiap hari, walaupun belum sampai kecanduan. Tidak minum sehari juga tidak apa. 😀

Saya juga bukan penikmat yang canggih-canggih amat, seperti anak-anak muda sekarang. Cara seduhnya biasanya cuma tubruk. Paling canggih juga pakai alat presso. Biji si hitamnya juga tidak yang canggih-canggih amat. Hanya si hitam yang banyak ditemui di pasaran. Sekali-sekali sajalah minum yang canggih, itupun kalau lagi nongkrong.

Dulu si hitamnya sering saya campur si putih. Makin ke sini, si putihnya udah jarang dipakai. Malah sekarang kalau minum si hitam yang ada si putihnya, rasanya jadi terlalu manis.

Ah, si hitam. Terima kasih atas nikmatnya.

Sruput.

Leave a Reply