Tetap Belajar, Tetap Berkembang

Gambar: pickthebrain.com

Sejak saya memutuskan untuk 100% terjun di dunia bisnis tahun 2013 silam, sejak itu pulalah dunia saya berubah. Saya memasuki (kata orang) zona tidak nyaman. Kenapa tidak nyaman? Karena memang zona ini lebih kejam, lebih tidak tertebak dan lebih menantang. Tapi buat yang bisa menikmati, ini justru lebih seru! Haha.

Di zona tidak nyaman ini, tidak ada yang diperoleh begitu saja. Kalau di dunia kantoran, kita tidak perlu memikirkan seluruh model bisnis dari kantor. Cukup kerja sesuai jobdesc, gaji akan cair di akhir bulan. Di sini, saya menemukan betapa banyaknya ilmu yang harus diserap. Mulai dari teknis bisnis, pola pikir, bahkan keimanan (ya, keimanan). Begitu ada satu yang salah langkah, siap-siap tidak ada “gaji” di akhir bulan. 😀

Dalam misi mencapai tujuan hidup, sekarang saya mulai memasuki dunia baru lagi, yaitu dunia pasar saham. Sebenarnya tidak terlalu baru sih. Saya sudah pernah kerjakan beberapa tahun silam, tapi tidak fokus. Sekarang saya putuskan sudah saatnya untuk masuk lagi.

Lingkungan pasar saham ini memiliki karakternya sendiri, dibanding bisnis lain. Lingkungan ini menuntut saya untuk lebih banyak baca dan lebih banyak menghitung. Oya, saya juga dituntut untuk jauh lebih tenang. Karena itu tiap pagi saya selalu dengar musik klasik atau bossa nova. Adem.

Dunia bisnis tidak pernah berhenti membuat saya kagum. Kagum karena dunia ini memaksa saya untuk terus berkembang. Kita tidak terus belajar, kita celaka. Pasar selalu berubah, teori selalu berganti. Sudah tidak jaman lagi pola pikir “Kalau jualan itu ya jualan aja. Pagi buka toko, lalu tinggal duduk tunggu pesanan”. Kita selalu harus berbuat lebih.

Saya sendiri masih di tahap belajar, dan sepertinya tidak akan pernah ada ujungnya. Perusahaan besar saja bisa tumbang kalau monoton, apalagi saya yang hanya butiran debu. Haha.

Belajar lagi yuk!

Leave a Reply