Kerja Keras yang Dibesar-besarkan, Kerja Cerdas yang Disepelekan

Gambar: amazonaws.com

Okelah, kita sudah sering dengar istilah “kerja keras banting tulang” atau “kerja cerdas, bukan kerja keras“. Di setiap acara talkshow, seminar ataupun buku motivasi banyak kita temui istilah tadi. Bahkan meme-nya juga sudah banyak beredar.

Masalahnya begini.

Orang yang mencintai pekerjaannya tidak pernah merasa bekerja keras. Mereka menikmatinya. Mereka melihat bekerja itu mengasyikkan. Sebuah hobi yang dibayar. Mereka bisa bangun pagi, langsung kerja sampai malam, tanpa kenal lelah.

Sementara itu, orang yang tidak suka dengan pekerjaannya merasakan beban yang teramat berat. Bangun pagi dan mulai bekerja itu susah. Pekerjaan yang harusnya sederhana, selesainya lama. Sampai kantor telat, langsung makan siang, tidur siang di kantor, lalu baru mulai kerja sore. Baru kerja satu-dua jam, sudah beres-beres mau pulang. Kerja sedikit, tapi serasa baru selesai menggali tambang batu bara.

Berdasarkan pengamatan saya, kata “kerja keras” atau “kerja cerdas” justru lebih banyak dipakai oleh orang-orang yang tidak suka dengan pekerjaannya. Kalimat “saya bekerja keras” dipakai untuk membesar-besarkan hasil mereka yang sedikit, sementara “saya bekerja cerdas” dipakai untuk membenarkan jumlah jam nongkrong mereka yang teramat panjang. Yang suka dengan pekerjaannya jarang sekali ngomong kalau mereka bekerja keras. Mereka langsung bekerja saja. Malah mereka akan lembur dengan senang hati.

Jadi, pertanyaannya sebenarnya bukan “apakah kamu bekerja keras atau bekerja cerdas?”; tapi lebih kepada “apakah kamu mencintai dan menikmati yang kamu lakukan?”. Buat saya, pertanyaan kedua lebih penting dijawab daripada pertanyaan pertama. Selama pertanyaan nomor dua masih dijawab “tidak”, maka tidak ada gunanya mempertanyakan pertanyaan pertama.

Dengan demikian, kesimpulannya kira-kira begini:

  1. Cintailah pekerjaanmu. Jika tidak, carilah pekerjaan baru
  2. Jika tidak mampu/tidak berani untuk pindah, stop mengeluh, berpikir positif, lalu kembali ke nomor satu

Itu.

Leave a Reply